Sumber : http://birokrasi.kompasiana.com/2013/04/18/siswa-terlambat-dihukum-un-terlambat-siapa-dihukum-552586.html
Sebuah pelajaran yang mudah diserap dan diikuti adalah tindakan. Tindakan bisa berarti sebuah teladan. Teori tidak akan pernah lebih kuat dibandingkan sebuah praktik atau teladan. Sehingga bagi anak-anak, perkataan orang tua tidak ada gunanya jika perbuatan mereka tidak menunjukkan hal yang sebenarnya.
Kini, dunia pendidikan kita sedang menghadapi sebuah bencana besar dalam skala nasional. Ujian Nasional (UN) yang katanya dikelola dengan dana besar dan dengan baik, harus mengalami kegagalan yang luar biasa. Kegagalan fatal yang tidak hanya terjadi di 11 Provinsi, tetapi juga di beberapa provinsi lainnya, seperti Sumatera Utara yang harus mengalami penundaan UN sampai pekan depan.
Sebuah pelajaran yang mudah diserap dan diikuti adalah tindakan. Tindakan bisa berarti sebuah teladan. Teori tidak akan pernah lebih kuat dibandingkan sebuah praktik atau teladan. Sehingga bagi anak-anak, perkataan orang tua tidak ada gunanya jika perbuatan mereka tidak menunjukkan hal yang sebenarnya.
Kini, dunia pendidikan kita sedang menghadapi sebuah bencana besar dalam skala nasional. Ujian Nasional (UN) yang katanya dikelola dengan dana besar dan dengan baik, harus mengalami kegagalan yang luar biasa. Kegagalan fatal yang tidak hanya terjadi di 11 Provinsi, tetapi juga di beberapa provinsi lainnya, seperti Sumatera Utara yang harus mengalami penundaan UN sampai pekan depan.